Imagine there's no your girl, so it's happy if you try


Jumat, 20 Februari 2009

Crow Love Crane

biar...
biarkan cinta memandang
walau ia buta
biarkan cinta bicara
walau ia bisu
biarkan cinta mendengar
walau ia tuli
biarkan cinta merenggut
walau tak bertangan
biarkan cinta menghadang
walau ia jauh
dan biarkan cinta membunuh ku
walau ia harus membayar
menikam jantung dan hati

bukan saatnya
bukan waktunya
untuk kau sempurna
tapi terlanjur mengejutkan

walau sebenarnya ingin teriak
Crow Love Crane
wahai my Crane
I Love You
limumu bougenvile

Kamis, 19 Februari 2009

komentar seorang muslim

First thing I would like to state here is that I am a Muslim,and I am not one of those people whom you saw in the video.Before you misjudge me for being a Muslim,I want each and every one of you to think about the world and what is happening.Violence is, inevitably, a characteristic that everyone is born with; the question is, are YOU violent?
....
selanjutnya baca di de salim code & la legge di salim
Hal pertama yang saya ingin menyatakan disini bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya tidak salah satu dari orang-orang yang Anda lihat di video.Sebelum Anda salah menilai saya untuk menjadi seorang Muslim, Saya semua ingin setiap dan salah satu dari Anda untuk berpikir tentang dunia dan apa yang terjadi.Kekerasan, pasti, yang khas adalah bahwa setiap orang dilahirkan dengan; pertanyaannya adalah, ANDA adalah kekerasan?
......
kan sudah saya bilang baca di de salim code & la legge di salim

Rabu, 07 Januari 2009

Hari off

Tak seperti hari biasanya, pagi ini aku bangun dengan malas. Ah... benar, butuh waktu satu jam hingga aku benar-benar bangkit dari singgasana mimpi. Pada intinya, aku malas, malas sekali, tak ada yang ingin ku kerjakan hari ini.

Duduk ditemani sepi didepan pintu kamar "barack"-ku. Tak ada yang ku pikirkan, atau tak tahu apa yang sedang dipikirkan. O..., ternyata kalimat tadi tak sepenuhnya benar, aku tak sendiri, segelas minuman menemaniku. Tak peduli apapu nama yang mereka beri, untuk menamai kombinasi susu, coklat, dan kopi. Tapi yang ini racikan ku sendiri, kadar coklatnya lebih tinggi ( mungkin over dossis), 70%nya adalah coklat hitam. Hmm.., aku baru sadar kalau aku sedikit gila.

Terkadang angin menampar wajahku, setela ia mempermainkan daun-daun pisang dan meranyu daun-daun sirih yang lemah gemulai bergelantungan di batang kecil di samping. "Bangun kau makhluk malas" hardiknya. Tersentak, ku cicipi kembali minumanku, "hm... Manis, manis sekai memang".

Tiba-tiba "ahmad dani" berdendang di radio (0...ya aku lupa, kalau radio dari tadi pagi sudah menyala, namun tak ku hirau kan, mungkin awalnya bermaksut cari siaran dangdut, dan kelupaan matiin) kalau tak salah judulnya "main tiga". Wah kayaknya enaknya kalo punya istri, apalagi kalau punya tiga, he...he. Akupun mulai menghayal lagi

Hari off

Tak seperti hari biasanya, pagi ini aku bangun dengan malas. Ah... benar, butuh waktu satu jam hingga aku benar-benar bangkit dari singgasana mimpi. Pada intinya, aku malas, malas sekali, tak ada yang ingin ku kerjakan hari ini.

Duduk ditemani sepi didepan pintu kamar "barack"-ku. Tak ada yang ku pikirkan, atau tak tahu apa yang sedang dipikirkan. O..., ternyata kalimat tadi tak sepenuhnya benar, aku tak sendiri, segelas minuman menemaniku. Tak peduli apapu nama yang mereka beri, untuk menamai kombinasi susu, coklat, dan kopi. Tapi yang ini racikan ku sendiri, kadar coklatnya lebih tinggi ( mungkin over dossis), 70%nya adalah coklat hitam. Hmm.., aku baru sadar kalau aku sedikit gila.

Terkadang angin menampar wajahku, setela ia mempermainkan daun-daun pisang dan meranyu daun-daun sirih yang lemah gemulai bergelantungan di batang kecil di samping. "Bangun kau makhluk malas" hardiknya. Tersentak, ku cicipi kembali minumanku, "hm... Manis, manis sekai memang".

Tiba-tiba "ahmad dani" berdendang di radio (0...ya aku lupa, kalau radio dari tadi pagi sudah menyala, namun tak ku hirau kan, mungkin awalnya bermaksut cari siaran dangdut, dan kelupaan matiin) kalau tak salah judulnya "main tiga". Wah kayaknya enaknya kalo punya istri, apalagi kalau punya tiga, he...he. Akupun mulai menghayal lagi
--------------------------------------------------------------
Ovi Mail: Simple and user-friendly interface
http://mail.ovi.com

Hari off

Tak seperti hari biasanya, pagi ini aku bangun dengan malas. Ah... benar, butuh waktu satu jam hingga aku benar-benar bangkit dari singgasana mimpi. Pada intinya, aku malas, malas sekali, tak ada yang ingin ku kerjakan hari ini.

Duduk ditemani sepi didepan pintu kamar "barack"-ku. Tak ada yang ku pikirkan, atau tak tahu apa yang sedang dipikirkan. O..., ternyata kalimat tadi tak sepenuhnya benar, aku tak sendiri, segelas minuman menemaniku. Tak peduli apapu nama yang mereka beri, untuk menamai kombinasi susu, coklat, dan kopi. Tapi yang ini racikan ku sendiri, kadar coklatnya lebih tinggi ( mungkin over dossis), 70%nya adalah coklat hitam. Hmm.., aku baru sadar kalau aku sedikit gila.

Terkadang angin menampar wajahku, setela ia mempermainkan daun-daun pisang dan meranyu daun-daun sirih yang lemah gemulai bergelantungan di batang kecil di samping. "Bangun kau makhluk malas" hardiknya. Tersentak, ku cicipi kembali minumanku, "hm... Manis, manis sekai memang".

Tiba-tiba "ahmad dani" berdendang di radio (0...ya aku lupa, kalau radio dari tadi pagi sudah menyala, namun tak ku hirau kan, mungkin awalnya bermaksut cari siaran dangdut, dan kelupaan matiin) kalau tak salah judulnya "main tiga". Wah kayaknya enaknya kalo punya istri, apalagi kalau punya tiga, he...he. Akupun mulai menghayal lagi

Hari off

Tak seperti hari biasanya, pagi ini aku bangun dengan malas. Ah... benar, butuh waktu satu jam hingga aku benar-benar bangkit dari singgasana mimpi. Pada intinya, aku malas, malas sekali, tak ada yang ingin ku kerjakan hari ini.

Duduk ditemani sepi didepan pintu kamar "barack"-ku. Tak ada yang ku pikirkan, atau tak tahu apa yang sedang dipikirkan. O..., ternyata kalimat tadi tak sepenuhnya benar, aku tak sendiri, segelas minuman menemaniku. Tak peduli apapu nama yang mereka beri, untuk menamai kombinasi susu, coklat, dan kopi. Tapi yang ini racikan ku sendiri, kadar coklatnya lebih tinggi ( mungkin over dossis), 70%nya adalah coklat hitam. Hmm.., aku baru sadar kalau aku sedikit gila.

Terkadang angin menampar wajahku, setela ia mempermainkan daun-daun pisang dan meranyu daun-daun sirih yang lemah gemulai bergelantungan di batang kecil di samping. "Bangun kau makhluk malas" hardiknya. Tersentak, ku cicipi kembali minumanku, "hm... Manis, manis sekai memang".

Tiba-tiba "ahmad dani" berdendang di radio (0...ya aku lupa, kalau radio dari tadi pagi sudah menyala, namun tak ku hirau kan, mungkin awalnya bermaksut cari siaran dangdut, dan kelupaan matiin) kalau tak salah judulnya "main tiga". Wah kayaknya enaknya kalo punya istri, apalagi kalau punya tiga, he...he. Akupun mulai menghayal lagi

Sabtu, 03 Januari 2009

skay army

boleh dibilang "tampa si kucing skay army tak akan pernah ada", loh kok begitu. ini berawal saat guru bahasa indonesia kami menugaskan para muridnya membuat suatu puisi. dan saat itu gagak belum mengenal sama sekali apa itu yang namanya puisi. begitu gagak dipanggil untuk membaca puisi, dengan santainya gagak langsung berpuisi, dan inilah isinya:

MERAPI

kau yang berdiri
tegak disana
tiap hari, pasti
tetap disana

tentu saja ini sama selali bukan puisi, he..he...
gelak tawa pun berderai mengakhiri pementasan puisi tersebut. namun di sudut kelas, seorang gadis cantik ( tentu saja si kucinng ) tetap diam seribu bahasa, seakan ia tak mempedulikan pertunjukan homor yang baru saja berlangsung. hingga tibalah giliran gadis ini tampil.

SKEY ARMY
hey...
apa yang kalian pikir
hitam putih norma
tamapa raga

inilah... kami,
yang terkurung dalam tembok ini
merangkul balok es
titipan tanpa batas

berjalan menari di atas pentas
yang bernama kehidupan
mengais mencari kunci

kunci perak
the silver key
the SKEY

kami adalah prajurit
pencarinya
The SKEY ARMY

kami hantamkan kaki
mencoba melompat
lompati tembok ini

kami kepakan sayap
mencoba terbang
jauhi sangkar-sangkar itu

berusaha menjelma menjadi sempurna
bangun saat terjatuh
mengibarkan bendera abu-abu
THE SKEY ARMY
landbow 1999
shiska( nama si kucing)
semua pun terpana, bahkan aku(gagak) pun terdiaam beberapa saat. dan sang gagak pun jatuh cinta pada puisi, kelas kami dipangil dengan sebutan SKEY ARMY ( dan akhirnya di panggil SKAY ARMY)

peta tamuku

Powered By Blogger